Pemkab Kolut Diminta Lengkapi Kajian Hidro Aseanografi Bandara

.CO.ID — Pihak Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara baru saja melayangkan surat permintaan pada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka Utara (Kolut) agar melengkapi kajian hidro oseanografi dalam rencana pembangunan bandar udara (Bandara) di Kecamatan Kodeoha. Merespon hal tersebut, Pemkab akan membuat peraturan bupati (Perbup) dalam penganggarannya.

Kadis Perhubungan Kolut, Jamil Mas’ud, menjelaskan, kajian hidro oseanografi berupa gambaran ringkas dan teori dasar tentang gelombang, analisa angin, arus, pasang surut dan kondisi batimetri pantai. Ini berbeda dengan kajian lingkungan, karena posisi rencana bandara Kolut akan berada di atas pesisir Teluk Bone, desa setempat. “Diminta secepatnya oleh Kemenhub,” katanya, Rabu (28/3/2018).

Ditaksir, baiayanya mencapai Rp 500 jutaan. Proposal pengajuan yang diusulkan ke Kemenhub tersebut merupakan permohonan pembaharuan yang sejak 2013 silam disodorkan. Hanya saja pimpinan pemerintah provinsi sebelumnya kurang merespon hingga baru disetujui Pj Gubernur karena menganggap Kolut pantas menyiapkan infrastruktur transportasi udara. Apalagi wilayahnya paling ujung di utara . “Setelah dokumen kajian ini diterima pusat maka pihak Kemenhub selanjutnya terjun melakukan verifikasi. Hanya itu saja,” pungkas Jamil Mas’ud. (c/rus)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.